Kamis, 04 Mei 2017 - 13:04:19 WIB
Lassusua Kolaka Utara Menuju Kota Metropolitan di Sultra
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Daerah - Dibaca: 6715 kali

KOLUT, SULTRA Salah satu Provinsi yang ada di Pulau Sulawesi, saat ini terlihat terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktus pembangunannya,baik dari penataan kota, fisik jalan serta fasilitas umum lainnya, seperti menyiapkan alun-alun,tempat ibadah  juga lokasi obyek wisata. Karenanya, warga lokal maupun pengunjung menilai jika Kota Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) adalah cikal bakal Kota Metropolitan.
 

Begitu rapihnya penataan kota, sejumlah kalangan masyarakat pribumi menilai bahwa Bupati Kolut H.Rusda Mahmud dikatakan berhasil menyusun konsep kota metropolitan, selain berhasil menanamkan bibit kota metropolitan, H.Rusda Mahmud juga berhasil menarik simpatik masyarakat sehingga mampu memimpin selama dua periode sejak tahun 2007 hingga 2017.
 
 
 

Untuk mempermudah pelayanan administrasi masyarakat, maka dibuatlah satu kompleks perkantoran dimana didalamnya dibangun sejumlah kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sehingga bagi masyarakat tidak lagi repot kesana dan kemari untuk untuk mencari instansi yang akan ditujunya. Konsep kompleks perkantoran dibuat demikian agar mempermudah warga dalam pelayanan juga bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkup kedinasan dapat dengan mudah tercontrol, dimana disekelilingnya dibuatkan pagar sehingga pintu untuk masuk dan keluar terarah pada satu pintu yang pada gerbang masuk kompleks ada Pos Satpol PP yang berjaga.

 



Sementara itu sepanjang jalan dalam kota Kolut,baik jalur provinsi dan kabupaten terlihat luas layaknya jalan ibu kota provinsi dan nyaris tak terlihat lubang, belum lagi tepi pantai dibuatkan pembatas yang ukurannya pas untuk tempat duduk bersantai, dari gerbang pintu gerbang loket pembayaran karcis masuk sudah terlihat keindahan Masjid terapung yang diahiasi pencahayaan lampu led tenaga surya sehingga pada malam hari bagaikan kota metropolitan dimana tentunya kesemua itu adalah buah pikiran sang pemimpin kabupaten. Selain Masjid terapung,  juga ada Pantai Pasir Putih sehingga bagi para pengunjung dan warga lokal dapat melepaskan lelah, merefres otak setelah berhari-hari lelah bekerja. | SYAFAR-ANDI ARDHAN




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)